Skripsi Administrasi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PADAT KARYA DI KELURAHAN PANAU KOTA PALU
ABSTRAK
ADIT MAULANA, B 101 21 132, Implementasi Kebijakan Penanggulangan
Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Padat Karya Di
Kelurahan Panau Kota Palu. Dosen Pembimbing I Mohammad Irfan Mufti dan Fiki
Ferianto sebagai Pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan penanggulangan
kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Padat Karya di
Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Metode pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sebanyak tujuh informan
yang dianggap memahami proses pelaksanaan program dan memiliki keterlibatan
langsung dalam program ini menjadi narasumber penelitian. Teknik analisis data
menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yang terdiri atas tahapan
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini mengkaji implementasi Program Padat Karya di Kelurahan Panau
menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle, yang terdiri dari dua
dimensi: isi kebijakan (content of policy) dan lingkungan kebijakan (context of policy).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi isi kebijakan, program berjalan
dengan baik dalam aspek kepentingan kelompok sasaran, tipe manfaat, derajat
perubahan yang diinginkan, pelaksanaan program, serta ketersediaan sumber daya.
Namun, pada aspek pengambilan keputusan terkait pengangkatan pengawas program,
ditemukan kelemahan karena pengangkatan tersebut tidak melalui mekanisme seleksi
terbuka, melainkan hanya berdasarkan rekomendasi kelurahan.
Pada dimensi lingkungan kebijakan, terdapat masalah pada aspek kekuasaan,
kepentingan, dan strategi aktor, di mana kuota penerima manfaat tidak dapat ditambah
karena regulasi yang ada tidak memberi ruang untuk melakukan penambahan. Namun,
pada aspek karakteristik lembaga pelaksana dan tingkat kepatuhan pelaksana, program
dilaksanakan dengan baik, di mana pegawai kelurahan dan kecamatan melaksanakan
tugas sesuai aturan dan tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan
saran. Secara keseluruhan, implementasi Program Padat Karya di Kelurahan Panau
sudah berjalan cukup baik, meskipun masih memerlukan perbaikan terkait seleksi
pengawas, realisasi alat kerja, dan kebijakan kuota penerima manfaat.
KATA KUNCI: Implementasi Kebijakan, Penanggulangan Kemiskinan,
Program Padat Karya, Teori Grindle, Pemberdayaan Masyarakat.
Tidak tersedia versi lain