Skripsi Sosiologi
FENOMENA PERILAKU BERUTANG PETANI JAGUNG DI DESA LOKODOKA KECAMATAN GADUNG KABUPATEN BUOL
ABSTRAK
Pilkam N. Karim B20121060 Fenomena Perilaku Berutang Petani Jagung Di
Desa Lokodoka Kecamatan Gadung Kabupaten Buol dibimbing oleh Suardin
Abdul Rasyid dan Andi Mascunra Amir.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perilaku berutang petani
jagung di Desa Lokodoka Kecamatan Gadung Kabupaten Buol dan memotivasi
petani jagung dalam berutang di Desa Lokodoka Kecamatan Gadung Kabupaten
Buol.
Melaksanakan penelitian ini, digunakan jenis metode peneltian deskriptif
kualitatif, yang diperoleh melalui data primer, data sekunder berupa pengamatan
langsung di lokasi penelitian, wawancara dengan informan, dan dokumentasi.
Unit Analisis dalam penelitian ini adalah petani jagung yang melakukan praktik
berutang pada tengkulak. Hasil penelitian ini menunjukan fenomena perilaku
berutang yang dilakukan oleh petani jagung kepada tengkulak di Desa Lokodoka
Kecematan Gadung Kabupaten Buol masih terjadi hingga hari ini, praktik
berutang terus dilakukan oleh petani jagung pada tengkulak, keberadaan
tengkulak yang dengan mudah memberikan modal ataupun uang kepada petani
jagung ketika para petani mengambil modal pada tengkulak yang dilakukan
dengan berutang. Hutang tersebut dibayar dengan hasil panen jagung ketika masa
panen telah tiba.
Motivasi ataupun alasan petani jagung melakukan praktik berutang pada
tengkulak difaktori oleh beberapa hal seperti kondisi ekonomi yang sangat
mendesak ketika belum tiba masa panen jagung, maka petani jagung akan
menemui tengkulak untuk berutang, berutang pada tengkulak bagi petani jagung
telah menjadi solusi ketika membutuhkan modal berupa uang dalam keadaan
terdesak.
Petani jagung melakukan praktik berutang pada tengkulak ketika
membutuhkan uang pada saat menanam jagung dan juga saat panen untuk
keperluan gotong royong, berupa keperluan konsumsi karena saat menanam dan
juga memanen jagung petani jagung dibantu oleh teman dan juga kerabat. Selain
hal tersebut, keadaan tidak memiliki uang dan sangat terdesak atas kebutuhan
setiap harinya juga menjadi faktor petani jagung melakukan praktik hutang pada
tengkulak.
Kata Kunci: Fenomena, Hutang, Petani Jagung
Tidak tersedia versi lain