Skripsi Antropologi
EKSISTENSI BEPPA OGI (KUE BUGIS) PADA ETNIS BUGIS DI DESA KASANO KECAMATAN BARAS KABUPATEN PASANGKAYU
ABSTRAK
A.Besse Mulyana Stambuk B 301 21 007. Judul Skripsi Eksistensi Beppa
Ogi (Kue Bugis) Pada Etnis Bugis di Desa Kasano Kecamatan Baras
Kabupaten Pasangkayu, dibimbing oleh Resmiwati sebagai Pembimbing Utama
dan Risma Ariyani sebagai Pembimbing Pendamping. Program Studi Antropologi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Makanan tradisional adalah makanan yang biasa diolah dan dikonsumsi
oleh masyarakat tertentu dengan cita rasa yang khas. Beppa ogi merupakan
makanan tradisional berupa kudapan yang saat ini eksistensinya di masyarakat
masih terjaga, di mana masyarakat Bugis masih sering menyajikan beppa ogi
dalam acara-acara seperti pesta pernikahan, acara adat, dan dijajakan di pasar
tradisional maupun dijual secara online. Penelitian yang dilakukan ini dengan
mengangkat dua rumusan masalah, yaitu menjelaskan dan memberikan gambaran
tentang transformasi beppa ogi pada tahun 1990an hingga saat ini pada
masyarakat Bugis dan persepsi anak muda mengenai beppa ogi di Desa Kasano.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan analisis deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan
melakukan studi kepustakaan, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.
Penentuan informan dengan menggunakan teknik purposive, dengan Jumlah
informan yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beppa ogi di Desa Kasano saat ini
masih eksis di masyarakat, namun seiring berkembangnya zaman, beppa ogi
mengalami beberapa transformasi. Yaitu transformasi pada resep dan bahan baku,
transformasi proses pembuatan, dan transformasi pada bentuk dan tampilan
(penyajiannya). Hal tersebut terjadi diakibatkan oleh pengaruh perkembangan di
bidang kuliner yang semakin modern dan tersedianya berbagai bahan-bahan dan
peralatan yang dapat memudahkan dalam proses pembuatan kue-kue tradisional
tersebut. Tiga aspek utama yang menjadi penilaian dalam persepsi anak muda
terhadap beppa ogi yaitu dari segi rasa, bentuk, dan aroma. Anak muda menilai
bahwa beppa ogi merupakan kudapan tradisional yang memiliki rasa yang berciri
khas dan berbeda dengan kue-kue lainnya, bentuk yang menarik dan unik, aroma
yang autentik, serta dalam setiap sajian beppa ogi dinilai memiliki makna
simbolis yang penuh harapan dan doa dalam kehidupan masyarakat Bugis.
Kata Kunci : Eksistensi, Beppa Ogi, Persepsi
Tidak tersedia versi lain