Skripsi Administrasi
IMPLEMENTATION OF POLICIES TO PREVENT EARLY MARRIAGE IN TINGGEDE VILLAGE MARAWOLA SUBDISTRICT SIGI DISTRICT
ABSTRAK
Indina Rahma, B 101 20 183, Judul penelitian “Implementasi Kebijakan
Pencegahan Pernikahan Dini Di Desa Tinggede Kecamatan Marawola
Kabupaten Sigi” Di bimbing oleh Ibu Nuraisyah selaku pembimbing utama
bersama Bapak Rachmad selaku pembimbing pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Pencegahan
Pernikahan Dini di Desa Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Dasar
penelitian
yang di gunakan adalah penelitian lapangan dan tipe penelitian
deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Dinas Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten sigi, Kepala Desa Tinggede, dan
Kepala Kantor Urusan Agama Tinggede. Teknik pengumpulan data melalui
informan yang di sertai observasi, wawancara, dan dokumentasi serta
menggunakan dasar teori Implementasi Van Metter dan Van Horn yang terdiri
dari 6 (enam) variabel yaitu, Standar dan Sasarana Kebijakan, Sumber Daya,
Komunikasi Antar Badan Pelaksana, Karakteristik Badan Pelaksana, Lingkungan
Sosial, Ekonomi, dan Politik, Sikap Pelaksana.
Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh
penulis, maka dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Pencegahan
Pernikahan Dini di Desa Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi sudah
berjalan dengan baik. Terbukti dari 6 variabel yang dikemukakan Van Meter dan
Van Horn (Dwiyanto Indianhono, 2017) yang berkaitan dengan implementasi
kebijakan publik, standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, sikap para
pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, lingkungan sosial,
ekonomi, dan politik telah berjalan dengan baik. Program-program yang
dilaksanakan menunjukan kemajuan positif dalam pencegahan dini. Namun,
tantangan utama masih terdapat pada lingkungan sosial. Meskipun upaya
sosialisasi dan edukasi terus dilakukan, norma dan nilai tradisonal yang
menganggap pernikahan dini sebagai hal yang wajar masih menghambat
penerimaan penuh terhadap kebijakan yang ada. Oleh karena itu, meskipun
banyak aspek yang telah berjalan dengan baik, Pemerintah Desa Tinggede dan Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sigi serta KUA perlu terus berupaya
mengatai tantangan ini melalui pendekatan yang lebih sensitif dan inklusif, untuk
memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat terlibat dan mendukung
upaya pemberdayaan perempuan dan perlingkungan anak secara efektif.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan Pencegahan pernikahan dini.
Tidak tersedia versi lain