Tesis Administrasi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ABSENSI ELEKTRONIK DI LINGKUP BAPPEDA PROVINSI SULAWESI TENGAH
ABSTRAK
Sarif (B 102 22 055), dengan judul “Implementasi Kebijakan Absensi
Elektronik Di Lingkup Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah”. Dibimbing oleh Ibu
Nuraisyah Ambo dan Ibu Suasa.
Reformasi birokrasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan
efisiensi dan akuntabilitas dalam administrasi publik. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi implementasi kebijakan absensi elektronik di Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah, serta
dampaknya terhadap kedisiplinan dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori
implementasi kebijakan George C. Edward III sebagai kerangka analisis.
Informan penelitian berjumlah tujuh orang yang dipilih melalui teknik purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,
kemudian dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data,
dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Implementasi absensi elektronik di Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah
memberikan dampak positif terhadap akurasi kehadiran, meski belum sepenuhnya
meningkatkan kedisiplinan ASN. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain
resistensi ASN terhadap sistem, gangguan teknis, serta kurangnya pelatihan untuk
ASN non-operator. Meskipun sumber daya memadai, pengembangan SDM dan
pemeliharaan sistem perlu ditingkatkan. Sosialisasi kebijakan sudah cukup baik,
namun masih diperlukan peningkatan keterlibatan ASN secara menyeluruh.
Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi tantangan budaya birokrasi dan
memastikan
keberhasilan
penerapan
kebijakan
ini.
Penelitian
ini
merekomendasikan peningkatan pengembangan SDM melalui program
pendidikan formal dan informal, pelatihan intensif untuk adaptasi teknologi, serta
penyusunan prosedur dan kebijakan penghargaan untuk memotivasi pegawai.
Optimalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan absensi
elektronik sekaligus mendukung reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil
dan akuntabilitas.
Kata Kunci : Absensi elektronik, kedisiplinan kerja, pengembangan SDM,
implementasi kebijakan, reformasi birokrasi.
Tidak tersedia versi lain