Skripsi Sosiologi
PENGUASAAN LAHAN DAN HUBUNGAN AGRARIA ANTARA ETNIS BALI DAN ETNIS LOMBOK DI DESA KARYA MAKMUR KECAMATAN TOILI BARAT KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAK
Ni Putu Dianita B201 21 200 “Penguasaan Lahan Dan Hubungan Agraria
Antara Etnis Bali Dan Etnis Lombok Di Desa Karya Makmur Kecamatan
Toili Barat Kabupaten Banggai”, dibimbing oleh: Hadisuddin Pembimbing
utama, Suardin Abd. Rasyid Pembimbing pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur penguasaan lahan pertanian
antara Etnis Bali dan Etnis Lombok di Desa Karya Makmur. Kemudian untuk
mengetahui bentuk hubungan sosial agraris antara petani Etnis Bali dan Etnis
Lombok di Desa Karya Makmur. Adapun teori yang penulis pergunakan dalam
penelitian ini adalah Teori Pertukaran. Penelitian ini adalah jenis penelitian
kualitatif. Untuk menjawab permasalah penelitian, dilakukan penelitian dengan
tahapan penelusuran pustaka untuk mendapatkan data sekunder dan penelitian
lapangan yang terdiri atas observasi, wawancara dan dokumentasi untuk
memperoleh data primer. Informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang
ditetapkan secara purposive.
Adapun hasil penelitian adalah pertama: Penguasaan lahan di Desa Karya
Makmur lebih didominasi oleh Etnis Bali, yang disebabkan oleh warisan dan
peralihan hak, melalui jual beli, maupun gaadai. Masyarakat Bali di desa ini
memiliki keterikatan budaya yang kuat dengan tanah dan hasil pertanian, yang
tercermin dalam cara mereka mengelola lahan secara tradisional. Dalam konteks
ini, Etnis Bali tidak hanya menguasai lahan, tetapi juga menjaga keberlanjutan dan
pemanfaatannya secara turun-temurun. Kedua, Hubungan sosial antara Etnis Bali
dan Etnis Lombok di Desa Karya Makmur menunjukkan adanya keterikatan yang
kuat dan saling menguntungkan, terutama antara pemilik lahan dan buruh tani.
Meskipun terdapat perbedaan latar belakang budaya dan ekonomi, keduanya
mampu menjalin hubungan yang harmonis dalam konteks pertanian. Etnis Bali,
sebagai pemilik modal dan fasilitas seperti gilingan padi, menyediakan pinjaman
modal kepada Etnis Lombok, yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh tani.
Secara keseluruhan, meskipun petani Etnis Lombok berjumlah sedikit dan lahan
yang mereka kelola terbatas, mereka tetap memainkan peran penting dalam
menjaga keberlanjutan pertanian di Lombok. Tanah yang mereka kelola
memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan lokal dan ekonomi di daerah
tersebut, meskipun mereka menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan dan
pengembangan usaha pertanian.
____________
Kata Kunci: Penguasaan lahan, Bali, Lombok.
Tidak tersedia versi lain