Skripsi Komunikasi
PENGALAMAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PESERTA PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TADULAKO
ABSTRAK
Sitti Rabiah (B 501 20 182) Program Studi Ilmu Komunikasi
Konsentrasi Public Relations Universitas Tadulako. Pengalaman Komunikasi
Antarbudaya Mahasiswa Peserta program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Universitas Tadulako. Di bawah bimbingan Sitti Murni Kaddi selaku
pembimbing I dan Roman Rezki Utama selaku pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman komunikasi
antarbudaya peserta PMM. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan
teknik pengumpulan data yakni wawancara mendalam terhadap lima informan
menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Landasan teori yang digunakan adalah teori fenomenologi Alfred Schutz terdiri
dari dua fase atau motif, fase atau motif pertama motif “untuk” (in order to
motive) dan fase atau motif kedua motif “karena” (because motives).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami berbagai
bentuk culture shock dan proses adaptasi saat berkomunikasi dengan teman dari
budaya yang berbeda. Adapun mahasiswa, seperti Anisa, merasakan culture
schock melalui perbedaan dialek yang memicu ejekan ringan, sementara Malik
dan Iqbal mengalami kesalahpahaman akibat perbedaan istilah lokal. Motif di
balik pengalaman ini mengarah pada dua aspek: motif "karena" (because motives)
yang mencakup pengalaman pertama mereka menghadapi perbedaan budaya, dan
motif "untuk" (in order to motives) yang mendorong mahasiswa untuk beradaptasi
dan menyesuaikan cara berkomunikasi demi menjaga interaksi yang harmonis.
Temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi antarbudaya dalam PMM
memperluas pemahaman mahasiswa tentang keberagaman budaya dan mendorong
mereka untuk mengembangkan keterampilan adaptasi bahasa dan komunikasi,
yang pada akhirnya meningkatkan kompetensi sosial dan lintas budaya mereka.
Kata Kunci : Komunikasi Antarbudaya, Pengalaman Komunikasi, Pertukaran
Mahasiswa Merdeka
Tidak tersedia versi lain