Skripsi Antropologi
SPEECH DELAY: PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KETERLAMBATAN BERBICARA PADA ANAK DI KELURAHAN SIRANINDI KOTA PALU
ABSTRAK
Nurhidaya, Stambuk B 301 20 052, judul skripsi “Speech Delay: Pengetahuan
Orang Tua Tentang Keterlambatan Berbicara Pada Anak Di Kelurahan
Siranindi Kota Palu” dibawah bimbingan Resmiwati selaku Pembimbing Utama
dan Hapsa Selaku Pembimbing Pendamping. Program Studi Antropologi Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh 3 orang tua yang memiliki anak
speech delay di Kelurahan Siranindi Kota Palu yang mana speech delay adalah
kondisi dimana anak mengalami keterlambatan bicara sehingga kemampuan
bicaranya berada dibawah kemampuan bicara anak-anak seusianya. Masingmasing dari orang tua juga memiliki pengetahuan yang berbeda-beda terkait
speech delay sehingga upaya penanganan yang dilakukan pun berbeda pula.
menurut notoatdmodjo perilaku seseorang mencerminkan bagaimana pengetahuan
yang ia miliki sehingga hal yang membuat saya tertarik untuk melakukan
penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana sebenarnya pengetahuan orang tua
terkait speech delay karena hal ini akan mempengaruhi perilaku orang tua dalam
pengasuhan dan penanganan anak yang speech delay. maka dari itu terdapat dua
rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengetahuan orang tua
terkait speech delay dan bagaimana upaya yang dilakukan oleh orang tua untuk
menangani speech delay pada anak.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian
deskriptif, untuk menyajikan gambaran mengenai pengetahuan dan upaya
penanganan orang tua dan persepsi masyarakat terkait speech delay. subjek dalam
penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak speech delay. teknik
pengumpulan data melalui studi kepustakaan, pengamatan, wawancara dan
dokumentasi.Teknik Penentuan informan di lakukan secara snowball karena
informan yang saya dapatkan berasal dari informasi staff kelurahan dan warga
sekitar dan secara purposive yaitu memilih 3 orang tua dan 4 warga sebagai
informan yang dianggap paling mengetahui terkait permasalahan yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua terkait speech
delay dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat pendidikan, usia awal
menikah dan menjadi orang tua dan informasi pengasuhan yang dimiliki sehingga
speech delay dilihat sebagai kondisi yang tidak membahayakan anak karena
x
perkembangan yang terlambat hanya perkembangan bicara anak sedangkan
perkembangan yang lain masih normal seperti anak-anak pada umumnya. Hal ini
juga sejalan dengan persepsi masyarakat terkait speech delay sehingga menurut
mereka anak speech delay hanya perlu lebih banyak berinteraksi dengan orang tua
dan teman-teman sebaya. Dalam penelitian ini juga ditemukan adanya perilaku
yang keliru dalam mengasuh anak yang memperburuk kemampuan bicara anak
sehingga berdampak pada kemampuan sosial dan emosi anak. Adapun upaya yang
dilakukan orang tua dalam menangani speech delay pada anak yaitu melakukan
pengobatan tradisional dan memberikan perlakuan khusus untuk anak speech
delay.
Kata Kunci: speech delay, pengetahuan, perilaku
Tidak tersedia versi lain