Skripsi Administrasi
MANAJEMEN OBJEK WISATA AIR TERJUN LOTO DI DESA TASIBURI KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA
ABSTRAK
Puput Melati. B 101 19 181, judul penelitian “Manajemen Objek
Wisata Air Terjun Loto Di Desa Tasiburi Kecamatan Banawa Kabupaten
Donggala”. Dibimbing oleh, Pembimbing I Intam Kurnia dan Pembimbing II
Rachmad
Penulis memilih untuk meneliti Manajemen Objek Wisata Air Terjun Loto
untuk melihat bagaimana pengelolaan Wisata air terjun loto. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen Objek Wisata Air Terjun
Loto Di Desa Tasiburi Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala, Penelitian ini
menggunakan metode penelitian Kualitatif tipe Deskriptif, dimana penarikan
informannya dilakukan dengan purposive. Jenis data yaitu data primer dan
sekunder. Teknik pengumpulan data yang melalui penelitian lapangan (Observasi,
Wawancara dan Dokumentasi). Sedangkan informan yang digunakan sebanyak 6
orang. Peneliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh George R Terry
(2019:19) dengan 4 aspek yaitu Planning (Perencanaan), Organizing
(Pengorganisasian), Actuating (Penggerakan), Controlling (Pengawasan). Hasil
penelitian ini disimpulkan bahwa manajemen pengelolaan Objek Wisata Air
Terjun Loto belum baik dilihat dari aspek perencanaan belum berjalan dengan
baik karena beberapa rencana yang belum terealisasikan sampai saat ini seperti
pembangunan wahana flying fox, pembangunan kolam renang anak-anak,
pembuatan gerbang wisata serta rencana penyediaan warung makan sampai saat
ini belum di jalankan. Aspek pengorganisasian belum berjalan dengan baik karena
petugas POKDARWIS tidak melakukan tugas sesuai dan tanggung jawab yang
sudah diberikan. Aspek penggerakan belum dikatakan baik karena pengelola
objek wisata dan POKDARWIS kurang melakukan penggerakan dalam hal
mempromosikan objek wisata serta kurangnya kerjasama dalam pengelolaan
objek wisata. Aspek Pengawasan belum dikatakan baik, karena pengawasan tidak
dilakukan pada malam hari disekitar objek wisata tersebut akibatnya beberapa
fasilitas objek wisata ada yang hilang. Oleh karena itu, diperlukan upaya
perbaikan yang keseluruhan dan terpadu untuk mengatasi permasalahan ini agar
pengelolaan objek wisata dapat mencapai tingkat yang diharapkan.
Kata Kunci: Manajemen, Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan, dan
Pengawasan
Tidak tersedia versi lain