Skripsi Komunikasi
MAKNA TARIAN TRADISIONAL TOBUNAN KATOOK DI DESA LUMBI-LUMBIA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN
ABSTRAK
Aldi Fitrandi Hanama. (B50118182). Program Studi Ilmu Komunikasi
Konsentrasi Public Relations. Skripsi Makna Tarian Tradisional Tobunan
Katook Di Desa Lumbi-Lumbia Kabupaten Banggai Kepulauan di bawah
bimbingan Stepanus Bo’do, selaku pembimbing I dan Nur Haidar, selaku
pembimbing II.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna dan bentuk pesan
nonverbal tarian tradisional Tobunan Katook di Desa Lumbi-Lumbia Kabupaten
Banggai Kepulauan. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 (tiga) orang dengan
pertimbangan bahwa informan yang ditunjuk adalah representatif yang dapat
memberikan informasi akurat sesuai dengan kebutuhan dan objek penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tari Tobunan Katook merupakan
tarian yang menceritakan tentang proses pembuatan Tobunan Katook atau belanga
bulat yang terbuat dari tanah liat. Dalam tarian Tobunan Katook terdapat bentukbentuk pesan nonverbal, makna kinesik dan artifaktual. Makna kinesik yang ada
dalam tarian Tobunan Katook berupa bentuk ekspresi wajah yang diekspresikan
dari wajah penari, kontak mata yang dilakukan penari, dan kemudian gerakan tubuh
penari. Tarian Tobunan Katook memiliki gerakan seperti makatimbuk, mobasua,
dan moddoon. Gerakan makatimbuk (pembulatan tanah liat) maknanya adalah
bahwa untuk mencapai suatu tujuan, kerjasama adalah hal yang sangat penting
untuk dilakukan. Gerakan mobasua (pembakaran tobunan katook) maknanya
adalah bahwa dalam kehidupan, apapun yang kita kerjakan harus selalu mengingat
Tuhan yang menciptakan seluruh alam semesta ini. Gerakan moddoon (bepergian
jauh atau merantau) maknanya adalah sebagai masyarakat Suku Sea-Sea meskipun
berada jauh dari kampung halaman atau sedang merantau, tidak akan lupa rasa
makanan yang dimasak dalam tobunan katook, sehingga tetap mengingat kampung
halaman.
Kata Kunci : Tari Tobunan Katook, Makna Tarian, Tradisi, Suku Sea-Sea
Tidak tersedia versi lain