FISIP Library, Tadulako University

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM 
PEMBANGUNAN SISTEM PENGAIRAN PEDESAAN
DI DESA BAKTI AGUNG 
KECAMATAN POSO PESISIR UTARA
Penanda Bagikan

Skripsi Administrasi

COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM PENGAIRAN PEDESAAN DI DESA BAKTI AGUNG KECAMATAN POSO PESISIR UTARA

Ahmad Rifai B10120011 - Nama Orang;

ABSTRAK
Ahmad Rifai B 101 20 011, Collaborative Governance Dalam Pembangunan
Sistem Pengairan Pedesaan Di Desa Bakti Agung Kecamatan Poso Pesisir
Utara. Pembimbing I Syahruddin Hattab dan Dosen Pembimbing II Agusta
Sri Astuti
Collaborative governance merupakan cara pengelolaan pemerintahan yang
melibatkan secara langsung pemangku kepentingan di luar pemerintahan atau
negara, berorientasi pada konsensus dan musyawarah dalam proses pengambilan
keputusan kolektif yang bertujuan untuk membuat atau melaksanakan kebijakan
publik serta program-program publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana keterlibatan masyarakat dalam collaborative governance untuk
pembangunan sistem perairan di Desa Bakti Agung Poso Pesisir Utara. Penelitian
ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan
teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, Studi kepustakaan dan dokumentasi. untuk mengumpulkan data
informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang . Teori yang digunakan adalah
Ratner (2012) dimana ada tiga indikator yaitu Identifikasi Hambatan dan Peluang,
Strategi Debat Untuk Mempengaruhi, Merencanakan Tindakan Kolaborasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurang baiknya sistem pengairan
pedesaan yang di sebabkan dalam identifikasi hambatan dan peluang masih yang
kurang tepat, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam Perbaikan
bendungan yang rusak masih belum tersalurkan dengan baik, Serta pengambilan
keputusan yang perlu di pertimbangkan dengan tepat dalam proses kolaborasi agar
dapat mencakup kebutuhan dan masalah yang sedang di hadapi para petani.
mencegah kerusakan berulang sistem pemeliharaan rutin diperlukan agar sistem
pengairan terawat. Peningkatan infrastruktur pengairan harus mencakup saluran
yang lebih baik dan bersih untuk mengurangi resiko tersumbat oleh sampah dan
sedimentasi.
Kata Kunci : Collaborative Governance, Pembangunan, Pengairan Pedesaan


Ketersediaan
#
PERPUSTAKAAN FISIP Belum memasukkan lokasi
20240140Adm
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
307.72 Ahm c skripsi 2024
Penerbit
Palu : Fisip Untad., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.72
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ahmad Rifai
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

FISIP Library, Tadulako University
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?