Text
IMPLEMENTASI KELAYAKAN RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DAERAH (RIPPDA) (STUDI OBJEK WISATA TANJUNG SANJANGAN DI DESA SALUMBIA KECAMATAN DONDO KABUPATEN TOLITOLI)
ABSTRAK
Putri Maulinda Syafrudin, B 101 20 123, Dengan Judul “Implementasi
Kelayakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPDA)
(Studi Objek Wsiata Tanjung Sanjangan Di Desa Salumbia Kecamatan Dondo
Kabupaten Tolitoli” Dalam bimbingan Muzakir Tawil selaku Pembimbing
Utama bersama Agusta Sri Astuti selaku Pendamping Pembimbing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi
Kelayakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPDA) (Studi Objek
Wisata Tanjung Sanjangan Di Desa Salumbia Kecamatan Dondo Kabupaten
Tolitoli). Dasar penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan
tipe penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Penetapan informan dalam
penelitian ini menggunakan purposive dengan jumlah informan 5 (lima) orang
yang dianggap mampu mengetahui permasalahan tentang kelayakan Rippda pada
studi objek wisata Tanjung Sanjangan. Informan dalam penelitian ini adalah
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli, Kepala Desa Salumbia, Ketua Sadar
Wisata Desa Salumbia, dan masyarakat sebanyak 2 orang. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang
digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data skunder. Kemudian
analisis data meliputi kodensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun teori yang digunakan yaitu model implementasi menurut George C.
Edwar III yang terdiri dari Komunikasi, Sumber daya, Disposisi, dan Struktur
Birokrasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi kelayakan RIPPDA
pada wisata tanjung sanjangan di Desa Salumbia Kecamatan Dondo Kabupaten
Tolitoli belum efektif dalam proses pengembangan dan pengelolaan. Dilihat dari
aspek komunikasi belum berjalan dengan baik disebabkan kurangnya komunikasi
antar pengelola mengenai aturan tentang RIPPDA, dari aspek sumber daya juga
belum terpenuhi, aspek disposisi sudah berjalan dengan baik tetapi perlu
diperhatikan kembali, dan dari aspek struktur birokrasi belum ada.
Kata Kunci : Implementasi, kelayakan, objek wisata tanjung sanjangan
Tidak tersedia versi lain