Text
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENERAPAN ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (ETLE) DI KANTOR DIREKTORAT LALU LINTAS KOTA PALU
ABSTRAK
Arnia B 101 20 029, dengan judul “Kualitas Pelayanan Publik Melalui
Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Di Kantor Direktorat
Lalu Lintas Kota Palu”. Dibimbing oleh Mustainah selaku pembimbing utama
bersama Agusta Sri Astuti selaku pembimbing pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Publik
Terkait Penerapan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Di Kantor
Direktorat Lalu Lintas Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan Deskriptif
Kualitatif, yaitu memberikan gambaran tentang fenomena atau fokus
permasalahan yang tengah diteliti yang terjadi di lokasi penelitian sesuai fakta
yang ada. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara informan secara mendalam dan dokumentasi untuk mengumpulkan
data yang dibutuhkan berupa data primer dan data sekunder. Sedangkan informan
dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yaitu 4 orang dari pihak Direktorat Lalu
Lintas dan 3 orang dari pihak masyarakat yang melanggar. Teori yang digunakan
dalam penelitian ini adalah teori Gespersz dalam Hardyansyah (2011:51). dimana
ada sepuluh indikator yang digunakan dalam Kualitas Pelayanan Melalui
Penerapan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Di Kantor Direktorat Lalu
Lintas Kota Palu. Kesepuluh indikator tersebut yaitu Ketepatan Waktu, Akurasi
Pelayanan, Kesopanan dan keramahan, Tanggung Jawab, Kelengkapan,
Kemudahan, Variasi, Pelayanan Pribadi, Kenyamanan, Atribut.
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan
Publik Melalui Penerapan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Di Kantor
Direktorat Lalu Lintas Kota Palu, sudah berjalan dengan optimal pada indikator
Akurasi Pelayanan, Kesopanan dan Keramahan, Tanggung Jawab, Kelengkapan,
Pelayanan Pribadi, Kenyamanan serta Atribut. Sedangkan pada indikator
Ketepatan Waktu, Kemudahan dan Variasi belum berjalan dengan optimal. Hal
ini dapat dilihat dari Ketepatan Waktu dalam memberikan pelayanan harus
menunggu beberapa menit disebabkan karena jaringan yang bermasalah
sedangkan indikator Kemudahan dalam memberikan pelayanan yaitu alur
pelayanan ETLE yang rumit untuk diikuti dan indikator variasi dalam
memberikan pelayanan. Segala bentuk masalah ini perlu adanya perbaikan agar
kedepannya dapat berjalan dengan baik.
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)
Tidak tersedia versi lain