Text
KINERJA KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DESA MALOMBA KECAMATAN DONDO KABUPATEN TOLI TOLI
ABSTRAK
AGUS B 101 20 175, “Kinerja Kepala Desa dalam Pelaksanaan
Pembangunan di Desa Malomba Kecamatan Dondo Kabupaten Toli Toli” Di
bimbing Oleh Ibu Dr. Intam Kurnia M.Si selaku pembimbing I Bersama Bapak
Moh. Royfandi, S.Sos, M.Si selaku pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Kepala Desa dalam
Pelaksanaan Pembangunan di Desa Malomba Kecamatan Dondo Kabupaten Toli
Toli. Metode Penelitian yang digunakan Deskriptif Kualitatif, yaitu memberikan
penjelasan yang sistematik, faktual atau nyata terhadap subjek atau data yang
diperoleh di tempat penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara secara mendalam kepada informan, serta dokumentasi
untuk mengumpulkan data yang diperlukan baik data primer maupun sekunder.
Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive dengan jumlah
6 (enam) orang yakni 1 orang Kepala Camat Dondo, 1 orang wakil BPD dan 4
orang masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Suyadi
Prawirosentono (2017:24-29) dimana ada empat aspek yang digunakan dalam
mengukur Kinerja. Keempat aspek tersebut yaitu Efektifitas, Tanggung Jawab,
Disiplin, dan Inisiatif
Hasil penelitian, menunjukan bahwa Kinerja Kepala Desa dalam
Pelaksanaan Pembangunan di Desa Malomba Kecamatan Dondo Kabupaten Toli
Toli Belum Efektif, Hal ini di dasari karena dari empat aspek teori Suyadi
Prawirosentono (2017:24-29) yang di gunakan sebagai tolak ukur bagi peneliti
untuk melihat kinerja Kepala Desa dalam penelitian ini masi terdapat tiga aspek
yang dinilai masih kurang maksimal yaitu Aspek Efektivitas, Tanggung Jawab,
dan Insiatif. Penulis menemukan beberapa fenomena yang dapat ditinjau dari
Aspek Efektivitas Bahwa Kinerja Kepala Desa belum mencapai hasil akhir yang
optimal karena masih ada program pembangunan yang belum tercapai seperti
pembangunan jembatan dan pembangunan masjid induk. Selanjutnya aspek
tanggung jawab yang dinilai bahwa pertanggung jawaban Kepala Desa dalam
pelaksanaan pembangunan masih kurang, sehingga menyebabkan belum
terlaksananya beberapa pembangunan seperti pembangunan gedung posyandu,
pengadaan hendtraktor, pengadaan bibit montong dan alpukat yang dijanjikan.
Selanjutnya aspek Inisiatif yang dinilai bahwa kemampuan Kepala Desa dalam
menciptakan sesuatu masih sangat minim pengetahuan, sehingga kepala Desa
belum banyak mengetahui masalah-masalah dilingkungan masyarakat yang
berkaitan dengan pembangunan.
Kata Kunci: Kinerja, Kepala Desa, pembangunan, Desa Malomba,
Efektivitas.
Tidak tersedia versi lain