Text
INOVASI PELAYANAN PAJAK MELALUI SAMSAT DIGITAL NASIONAL DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PENDAPATAN DAERAH WILAYAH I PALU
ABSTRAK
Vilza Zaharani B 101 20 012, dengan judul “Inovasi Pelayanan Pajak
Melalui Samsat Digital Nasional Di Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Daerah
Wilayah I Palu”. Dibimbing oleh Syahruddin Hattab selaku pembimbing utama dan
Agusta Sri Astuti selaku pembimbing pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Inovasi Pelayanan Pajak Melalui
Samsat Digital Nasional Di Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Daerah Wilayah I
Palu. Metode penelitian yang digunakan Deskriptif Kualitatif, yaitu memberikan
gambaran tentang fenomena atau fokus permasalahan yang tengah diteliti yang
terjadi dilokasi penelitian sesuai fakta yang ada. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, wawancara informan secara mendalam dan
dokumentasi untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan berupa data primer dan
data sekunder. Sedangkan informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yaitu 3
orang dari pihak UPT. Pendapatan Daerah Wilayah I Palu, 2 masyarakat yang
menggunakan aplikasi Samsat Digital Nasional dan 2 masyarakat yang
menggunakan layanan samsat manual. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teori atribut inovasi menurut Everett M. Rogers dimana ada lima indikator
yang digunakan dalam Inovasi Pelayanan Pajak Melalui Samsat Digital Nasional
Di Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Daerah Wilayah I Palu. Kelima indikator
tersebut yaitu Relative Advantage (Keuntungan Relatif), Compatibility
(Kesesuaian), Complexity (Kerumitan), Triability (Kemungkinan Dicoba),
Observability (Kemudahan Diamati).
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa Inovasi Pelayanan Pajak
Melalui Samsat Digital Nasional sudah berjalan dengan baik pada indikator
Relative Advantage (keuntungan relatif) dan Compatibility (kesesuaian).
Sedangkan pada indikator Complexity (kerumitan), Triability (kemungkinan
dicoba), dan Observability (kemudahan diamati) belum berjalan dengan baik. Hal
ini dapat dilihat dari masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan yaitu
gangguan pada sistem yang menghambat transaksi dan kemampuan masyarakat
dalam pemahaman suatu teknologi, tidak ada fase uji coba aplikasi Samsat Digital
Nasional (SIGNAL) secara langsung kepada wajib pajak di Sulawesi Tengah dan
sosialisasi yang dilakukan belum optimal, karena masih banyak masyarakat yang
belum mengetahui mengenai inovasi pembayaran pajak melalui aplikasi SIGNAL,
dan kualitas sistemnya yang masih mengalami gangguan saat melakukan
pembayaran pajak secara online. Segala bentuk masalah ini perlu adanya perbaikan
agar kedepannya dapat berjalan dengan baik.
Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan, Samsat Digital Nasional (SIGNAL)
Tidak tersedia versi lain