Text
TAGARI LONJO: STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI TENTANG MITIGASI BENCANA
ABSTRAK
Dwitriansyah B50221009 “Tagari Lonjo: Studi Etnografi Komunikasi
Tentang Mitigasi Bencana”. Program Studi Magister Ilmu Komunikasi
Pasca Sarjana Universitas Tadulako. Dengan Pembimbing Utama Achmad
Herman dan Pembbimbing Anggota Stephanus Bo’do.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengkaji sistem penamaan tempat
masyarakat Kaili dalam upaya mitigasi bencana. Metode yang yaitu
deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
masyarakat suku Kaili memiliki konsep penamaan ruang dan tempat
dengan memperhatikan struktur geografis serta melihat peristiwa
yang terkait dengan kejadian alam khususnya bencana. Tagari Lonjo
merupakan daerah yang penuh lumpur dan bukan daerah mukim di masa lampau.
Penamaan ini sebagai upaya dalam mitigasi bencana dimaknai dari nama Lonjo itu
sendiri yang berarti berlumpur atau likuifaksi.
Kata Kunci: Tagari Lonjo, Etnografi Komunikasi, Mitigasi Bencana,
Kearifan Lokal, Likuifaksi
Tidak tersedia versi lain