Text
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN ( STUDI BANTUAN LANGSUNG TUNAI) DI KABUPATEN MOROWALI UTARA, PROVINSI SULAWESI TENGAH
Abstrak
Irmawati Buluade, B 10220084 “Implementasi Program Keluarga Harapan
Studi Bantuan Langsung Tunai di Kabupaten Morowali Utara” dibawah
bimbingan Nasir Mangngasing (Pembimbing 1) dan Dr. Nuraisyah
(Pembimbing 2).
Program bantuan langsung tunai (BLT) diselenggarakan sebagai
respon kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dunia pada saat itu, dan tujuan
utama dari program ini adalah membantu masyarakat miskin untuk tetap
memenuhi kebutuhan hariannya demi kesejahteraan. program BLT
merupakan prioritas dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah
dengan melakukan penjaringan calon penerima hingga pendistribusian
program bantuan Bantuan Langsung Tunai ke daerah-daerah secara selektif
dan objektif guna menghindari ketidak puasan masyarakat dan menimbulkan
ketidak adilan selama proses pelaksanaan. Program BLT ini diharapkan
mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Indonesia dan
khususnya di Kabupaten Morowali Utara. Untuk mengetahui bagaimana
implementasi kebijakan program BLT dikabupaten Morowali Utara, maka
peneliti menggunakan teori Edward III, untuk melihat aspek komunikasi,
disposisi, sumber daya dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Teknik
pemilihan informan menggunakan teknik purposive. Dari penelitian
lapangan, program BLT ini telah memberikan kontribusi terhadap kehidupan
ekonomi masyarakat miskin di Kabupaten Morowali Utara terutama bagi ibu
hamil dan anak sekolah. Implementasi kebijakan program keluarga harapan
BLT di kabupaten Morowali Utara belum efektif. Masih terdapat kekurangan
dibeberapa aspek. Diantaranya adalah aspek sumber daya, aspek sumberdaya
yang dimaksud adalah sumber daya manusia. Hal ini dikarenakan masih
terdapat beberapa orang pendamping lapangan (pendamping PKH) di Desa
tertentetu yang belum memiliki kualifikasi yang mumpuni sehinga
berdampak pada implementasi. Aspek yang kedua adalah aspek struktur
birokrasi. Yang dimana berkaitan dengan standar operasional prosedur.
Adapun aspek-aspek lain yang sudah terlaksana dengan baik adalah aspek
komunikasi dan aspek disposisi.
Kata Kunci: Impelmentasi, Kebijakan, Program Keluarga Harapan, Bantuan
langsung Tunai, Morowali Utara
Tidak tersedia versi lain