Text
PENGETAHUAN IBU-IBU TENTANG GIZI PADA BAYI DAN BALITA UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA SIBOWI KECAMATAN TANAMBULAVA KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH
ABSTRAK
Ikhwal Pilham Stambuk B 301 16 077. Judul Skripsi: Pengetahuan Ibu-Ibu
Tentang Gizi pada Bayi dan Balita untuk Mencegah Stunting di Desa Sibowi
Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Dibimbing oleh Ibu
Dr. Hj. Rosmawati, M.Si selaku pembimbing utama dan Ibu Resmiwati, S.Sos.,
M.Si selaku pembimbing pndamping.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang berusia dibawa
5 tahun balita akibat kekurangan gizi, di Desa Sibowi Kecamatan Tambulava
Kabupaten Sigi banyak anak-anak yang mengalami kekurangan gizi sehingga
terjadi stunting, desa Sibowi merupakan desa dengan jumlah anak dengan kondisi
stunting tertinggi sekabupaten Sigi. Latar belakang budaya, kondisi ekonomi dan
tata kehidupan sosial yang berbeda satu sama lain mempengaruhi tingkah laku
Penduduk, salah satunya termasuk dalam hal kebiasaan makanan dan pengetahuan
ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran untuh mengenai
tingginya kasus stunting yang terjadi di desa Sibowi.
Permasalahan yang merajuk ke penelitian ini adalah untuk menjelaskan
pengetahuan ibu-ibu tentang gizi pada bayi dan balita untuk mencegah stunting di
desa Sibowi kemudian menjelaskan dampak yang ditimbulkan akibat kekurangan
gizi di desa Sibowi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sehingga
pengumpulan data dilakukan dengan mengandalkan teknik wawancara bersama 6
informan yang telah dipilih dan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan,
analisa kepustakaan juga dilakukan untuk mendapatkan data yang lebih akurat
terutama studi mengenai stunting dalam kajian antropologi kesehatan.
Hasil dari penelitian ini yaitu meskipun pihak tenaga kesehatan telah
melakukan berbagai upaya dalam menangani stunting di desa Sibowi seperti
pembagian makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita, dilaksanakannya
penyuluhan dan sosialisasi stunting, dan pembagian makanan sehat pada ibu hamil
dan balita, namun hal tersebut belum cukup untuk menurunkan angka stunting.
Selain itu masih banyak orang tua yang bersikap masa bodoh dan kurangnya
kesadaran baik dalam hal memeriksakan kandungan, membawa anak secara rutin
ke posyandu, memberikan ASI eksklusif, MP-ASI, serta makanan bergizi pada anak
dan rendahnya kondisi ekonomi Penduduk menyebabkan sulitnya penurunan angka
stunting di desa Sibowi.
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Gizi, Bayi & Balita, Pencegahan, Stunting
Tidak tersedia versi lain