Text
MANAJEMEN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA LOLI DONDO KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA
ABSTRAK
Muzaik Ramadhan, B 101 19 147, Judul Skripsi: "Manajemen Alokasi Dana
Desa (ADD) Di Desa Loli Dondo Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala",
dibimbing oleh H. Nasir Mangngasing (Pembimbing I) dan Fiki Ferianto
(Pembimbing II).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen Alokasi Dana Desa yang
diterapkan oleh pemerintah Desa apa sudah efektif dan efisien. Penelitian ini
dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe
penelitian deskriptif dan menggunakan teori George R. Terry dalam Sukarna (2011:
10) yang terdiri dari 4 (Empat) indikator yakni Perencanaan (Planning),
Pengorganisasian (Orgnizing), Penggerakkan (Actuating), Pengawasan (Controlling).
Dalam proses penelitian, penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa
Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Triangulasi. Teknik penentuan informan
dalam penelitian ini adalah purposive dengan jumlah informan sebanyak 5 (Lima)
orang.
Berdasarkan hasil penelitian yang dikaitkan dengan teori George R. Terry dalam
sukarna (2011:10) yang terdiri dengan 4 indikator yakini; 1)Perencanaan,
bahwasamya perencanaan Manajemen Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Loli
Dondo Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala sudah efektif dan baik karena
melalu proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSREMBANGDesa) dimana pemerintah mengundang segala elemen masyarakat baik dari aparataparat desa toko masyarakat maupun masyarakat bisa untuk melihat dan mendengar
usulan-usalan ataupun hasil dari musrembang tersebut. 2)Pengorgnisasian, peneliti
dapat menyimpulkan sudah efektif karena pengorganisasian yang ada didesa Loli
Dondo sudah diisi oleh orang-orang yang tepat dan masyarakat juga mempercayai
bahwa dalam penggunaan Alokasi Dana Desa sudah ada orang yang dipercayakan
untuk mengatur pengelolaannya.3)Penggerakkan, peneliti menyimpulkaan bahwa
penggerakan Manajemen Alokasi Dana Desa di Desa Loli belum efektif karena
Kepala Desa sudah melakukaan pendekatan dengan elemen-elemen masyarkat
namun masih ada saja masyarakat yang kurang setuju dan mau tahu tentang Alokasi
Dana Desa hal ini juga menunjukan bahwa masyarakat masih kurang rasa memiliki
dan ingin tahu tentang Alokasi Dana Desa.4)Pengawasan, bahwa pengawasan dalam
Manajemen Alokasi Dana Desa di Desa Loli Dondo Kecamatan Banawa Kabupaten
Donggalaa belum efektif karena pengawasan yang dilakukan oleh Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat masih lemah karena hampir semua
masyarakat desa Loli Dondo adalah seorang pekerja sehingga waktu untuk
mengawasi Alokasi Dana Desa masih kurang mendapat perhatian dari masyarakat
desa.
Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka
peneliti dapat mengemukakan kesimpulan bahwa Manajemen Alokasi Dana Desa
vii
(ADD) Di Desa Loli Dondo Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala belum dapat
dikatakan efektif. Dalam hal Manajemen Alokasi Dana Desa (ADD) Di Desa Loli
Dondo Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala perlu meningkatkan pendekatan
pendekatan kepada semua elemen masyarakat sehingga rasa ingin tahun masyarakat
tentang Alokasi Dana Desa meningkat sehingga terjadinya rasa memiliki dan ingin
tahu dimasyarakat.
.
Kata Kunci: Alokasi Dana Desa, Perencanaan, Pengorganisasian,
Penggerakkan,Pengawasan.
Tidak tersedia versi lain