Text
TRANSFORMASI PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI MODERN PADA PETANI PADI SAWAH DI DESA PESIK KECAMATAN SOJOL UTARA KABUPATEN DONGGALA
ABSTRAK
Risnawati, B 301 18 124. Judul skripsi Transformasi Pengetahuan dan
Teknologi Modern Pada Petani Padi Sawah Di Desa Pesik Kecamatan Sojol
Utara Kabupaten Donggala. Di bimbing oleh Ikhtiar Hatta selaku pembimbing
utama, Siti Hajar N.Aepu, selaku pembimbing pendamping.
Pengetahuan dan teknologi pertanian di Desa Pesik mengalami proses
transformasi. Hal ini dapat dilihat pada proses bertani pada masyarakat Desa
Pesik, kebiasaan-kebiasaan petani, cara-cara bertani, teknologi pertanian, interaksi
sosial antar petani, mulai dari proses membajak hingga memanen padi.Adanya
transformasi menimbulkan dampak sosial ekonomi pada petani maupun buruh
tani di Desa Pesik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
mendeskripsikan perkembangan pengetahuan dan teknologi pertanian serta
dampak yang di rasakan petani dan buruh tani di Desa Pesik.
Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan
tipe penelitian deskriptif dengan maksud untuk memperoleh gambaran suatu
keadaan secara objektif. Adapun tekhnik pengumpulan data yang di gunakan yaitu
: 1. Studi literatur yaitu dengan membaca buku, jurnal, serta karya ilmiah lainnya
yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. 2) Pengamatan (Observasi). 3)
Wawancara terdiri dari wawancara tidak terstruktur dan wawancara terstruktur. 4)
Dokumentasi. Penelitian di lakukan di Desa Pesik Kecamatan Sojol Utara
Kabupaten Donggala, sebagai objek adalah seluruh petani sawah yang berjumlah
60 KK. Penentuan informan menggunakan metode purposive yaitu sengaja
memilih informan sebanyak 7 orang yang terdiri dari 4 petani dan 3 buruh tani,
yang dipilih berdasarkan kriteria yang sudah di tetapkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan Transformasi pengetahuan dan teknologi
pertanian di Desa Pesik berkembang sangat pesat, penyebaran teknologi modern
di Desa Pesik melalui kelompok tani dan juga antar hubungan masyarakat dari
desa ke desa maupun desa ke kota. Transformasi yang terjadi pada peralatan
pertanian yaitu alat pembajak sawah yang dulunya menggunakan kerbau/sapi
kini telah menggunakan alat yang lebih modern yaitu mesin jonder, Pada proses
penanaman padi dulunya di kerjakan secara gotong royong kini di ambil alih
oleh mesin penanam padi, ada juga menggunakan sistem upah/gaji, kemudian alat
semprot manual kini menggunakan semprotan mesin canggih, kemudian pada
tekhnik panen yang dulunya menggunakan alat tradisional terbuat dari kayu saat
ini menggunakan Combine Harvester atau (oto pasangki). Perkembangan
teknologi sangat membantu petani karena dapat mengurangi biaya produksi,
menghemat tenaga sehingga para petani mendapat keuntungan. Namun dampak
yang terjadi pada buruh tani terutama pada proses panen ibu-ibu pemanen padi
kehilangan pekerjaan karena di ambil alih oleh mesin, tidak lagi mendapat
penghasilan untuk membantu keluarganya, selain itu hilangnya hubungan antar
sesama ibu-ibu pemanen padi dan petani pemilik lahan, memudarnya budaya
gotong royong di lingkup persawahan.
Kata Kunci : Transformasi, prubahan sosial budaya, petani
Tidak tersedia versi lain