Text
KUALITAS PELAYANAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK DAN PERLENGKAPAN PADA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TADULAKO
ABSTRAK
HERIA. B 101 19 145, judul penelitian “Kualitas Pelayanan Tenaga Administrasi
Akademik dan Perlengkapan Pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Tadulako”. Pembimbing I Mohammad Irfan Mufti dan Pembimbing
II Muh. Rapi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan tenaga
administrasi akademik dan perlengkapan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik Universitas Tadulako, penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan
metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini penulis menetapkan informan
secara purposive. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui penelitian lapangan (Observasi,
Wawancara dan Dokumentasi). Sedangkan informan yang dilibatkan dalam
penelitian ini sebanyak sembilan (9) orang. Penelitian ini menggunakan teori yang
dikemukakan oleh Parasuraman, Zeithaml dan Berry dengan lima aspek, yaitu
Berwujud, Keadalan, Daya Tanggap, Keyakinan dan Empati. Hasil Penelitian ini
menunjukkan bahwa Bahwa kualitas pelayanan administrasi akademik dan
perlengkapan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako
dikategorikan masih kurang baik atau belum berkualitas. Hal ini dikarenakan
beberapa pelayanan yang ada pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik belum
sesuai dengan beberapa aspek kualitas pelayanan administrasi yaitu: bukti fisik
pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik masih kurang baik, hal itu bisa dilihat
dari Wi-Fi (internet) masih belum stabil, SIAT masih laload (prosesnya lama)
pada waktu-waktu tertentu; ruangan administrasi masih terbatas dan terpisahpisah; dan sebagainya. Keandalan masih kurang baik, hal itu bisa dilihat pada
kedisiplinan jam kerja pegawai masih belum memenuhi standar dan dari segi
pelayanan masih dikatakan kurang memuaskan, karena pegawai masih ada yang
kurang ramah dan kurang sopan kepada mahasiswa selaku konsumen. Daya
tanggap masih kurang baik, hal itu bisa dilihat dari segi ketanggapan dalam
merespon permasalahan/keluhan mahasiswa masih kurang ramah dalam melayani
dan bahkan masih ada yang acuh tak acuh. Jaminan masih kurang baik, hal itu
bisa dilihat dari beberapa pegawai yang belum bisa beramah-tamah dalam
memberikan pelayanan kepada mahasiswa. Empati dikatakan buruk, hal itu bisa
dilihat dari segi respon pegawai terhadap permasalahan mahasiswa itu bisa dilihat
bahwa masih terdapat beberapa pegawai yang memang tidak memberikan respon
yang baik dalam melayani mahasiswa, tidak adanya simpatik dalam mengatasi
permasalahan mahasiswa, karena pegawai terlihat hanya menjalankan tugasnya
semata.
Kata Kunci: Berwujud, Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan dan Empati.
Tidak tersedia versi lain