Text
KONFLIK PERTAMBANGAN MASYARAKAT DENGAN PT. TRIO KENCANA DI DESA KASIMBAR KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG
ABSTRAK
SAIFUL SAIYE.G, B 201 19 067, KONFLIK PERTAMBANGAN
MASYARAKAT DENGAN PT. TRIO KENCANA DI DESA KASIMBAR
KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Dibimbing
oleh Hasan Muhammad dan Surahman.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konflik pertambangan
masyarakat dengan perusahaan PT. Trio kencana. Penelitian ini di laksanakan
dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian
deskriptif. Dalam proses penelitian ini juga, penulis menggunakan tekhnik
pengumpulan data berupa wawancara. Untuk mendapatkan jawaban dari 8
informan secara purposive, terdiri dari 4 (empat) orang masyarakat yang menolak
masuknya pertambangan dan 4 (empat) orang yang menerima masuknya
pertambangan dan pihak perusahaan. Selain menggunakan cara di atas, peneliti
menggunakan studi kepustakaan untuk melengkapi penulisan ini sehingga secara
teoritis dapat di pertanggung jawabkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). konflik masuknya
pertambangan di Desa Kasimbar karena benturan dari perusahaan dan masyarakat
yang menolak masuknya pertambangan di wilayah mayoritasnya kalangan petani.
Masyarakat merasa kecewa terhadap kebijakan yang dilakukan oleh pihak
perusahaan dan pemerintah pasalnya tidak ada sama sekali sosialisasi kepada
masyarakat terhadap perizinan masuknya perusahaan tambang emas di Desa
Kasimbar. dan wilayah pemukiman, pertanian dan perkebunan warga, masuk
dalam cakupan konsesi izin Trio Kencana. 2). demonstrasi yang di lakukan
masyarakat dalam bentuk kekecewaan yang di rasakan masyarakat terhdap pihak
perusahaan maupun pemerintah seakan-akan memberikan peluang bagi
perusahaan untuk masuk ke wilyah mereka. Sehingga masyarakat melakukan aksi
demo menuntut agar segala bentuk pertambangan tidak masuk dalam kampung
mereka dan mendesak Gubernur Sulteng untuk segera mengeluarkan surat
rekomendasi pencabutan IUP PT. Trio Kencana ke kementrian ESDM. Penelitian
ini merekomendasikan kepada pemerintah dan perusahaan selalu melakukan
keterbukaan informasi agar supaya masyarakat mengetahui rencana program
kebijakan pemerintah dan juga masyarakat mampu untuk berpartisipasi dalam
pengambilan keputusan kebijakan public sebab hanya masyarakat yang
mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Kata kunci : Konflik, Konsolidasi, Pertambangan emas.
Tidak tersedia versi lain