Text
MAKKASIWIANG PADA ETNIS BUGIS DI DESA DONGKO KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLI-TOLI (SUATU KAJIAN ETNOMEDISIN)
ABSTRAK
Murniyati Stambuk B 301 19 005. Judul skripsi “Makkasiwiang pada
Etnis Bugis Di Desa Dongko Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten ToliToli (Suatu Kajian Etnomedisin)” dibimbing oleh Rismawati selaku
Pembimbing Utama dan Resmiwati selaku Pembimbing Pendamping.
Makkasiwiang adalah suatu jenis penyakit gatal yang ciri-cirinya hampir
sama dengan salah satu jenis penyakit yang dalam medis modern disebut cacar air
(Varicella). Menurut Etnis Bugis di Desa Dongko penyakit ini mengakibatkan
penderitanya mengalami sakit seperti demam, meriang, dan merasakan kelelahan
sehingga hal ini dapat menggaggu aktivitas sehari-hari. Didalam pengetahuan
lokal Etnis Bugis, Makkasiwiang ini merupakan penyakit yang pola
penyembuhannya itu harus di tangani oleh seorang Sanro.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengetahuan Etnis Bugis dan
Sanro mengenai Makkasiwiang dan proses pengobatan penyakit Makkasiwiang
pada Etnis Bugis di Desa Dongko, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten ToliToli. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang berdasarkan
deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui, pengamatan (observasi),
wawancara mendalam terhadap informan, dan dokumentasi. Proses wawancara
dilakukan menggunakan pedoman wawancara, dengan membutuhkan 5 orang
informan, yang terdiri dari Dukun/Sanro (1), orang yang sudah sembuh dari
penyakit Makkasiwiang (2), dan keluarga orang yang cacat akibat penyakit
Makkasiwiang (2). Dan dokumentasi dilakukan untuk memberikan gambaran
aktifitas dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh informan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan Etnis Bugis dan
Sanro di Desa Dongko terkait dengan penyakit Makkasiwiang merupakan
penyakit Arung atau Rajanya penyakit yang terdiri dari tiga jenis Kasiwiang yaitu
Puru Betteng, Puru Bata, dan Puru Leppo yang memiliki ciri, gejala, dan bahan
pengobatan yang berbeda-beda. Dimana pengetahuan Sanro dalam mengobati
penyakit Makkasiwiang didapatkan dari Sang Kakek dan pengetahuan Etnis Bugis
terkait pengobatan penyakit Makkasiwiang diperoleh dari orang tua terdahulu atau
secara turun temurun sehingga masih dipercaya hingga saat ini. Dan ada beberapa
tahap pengobatan penyakit Makkasiwiang secara tradisional yaitu, Proses
Mendiagnosa Penyakit, Proses Pembuatan Ramuan Obat, Proses Mandi
(Ma’boso), Proses Pengasapan Badan (Ma’dumpu), Dan Proses Maccera
(Pelepasan Obat).
Kata Kunci : Etnomedisin, Makkasiwiang, Etnis Bugis
Tidak tersedia versi lain