Text
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PSIKOLOG DALAM PROSES PENYEMBUHAN PENDERITA GANGGUAN MENTAL DI KLINIK HIPNOTERAPI KOTA PALU
ABSTRAK
Andre Natanael Tobawine, B501 19 153 “Komunikasi Interpersonal
Psikolog Dalam Proses Penyembuhan Penderita Gangguan Mental di Klinik
Hipnoterapi Kota Palu” Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial
Dan Ilmu Politik Universitas Tadulako di Bawah Bimbingan Sitti Murni Kaddi
Selaku Pembimbing I dan Nur Haidar Selaku Pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menjelakan
komunikasi interpersonal psikolog dan pasien dalam proses penyembuhan penyakit
mental. Metode yang di gunakan deskriptif kualitatif dengan dasar penelitian studi
kasus. Teori yang di gunakan yaitu teori komunikasi antarpribadi menurut Joseph A.
Devito. Yang merupakan: keterbukaan, empati, sikap mendukung dan yang telah
menjadi pemicu tahapan penyembuhan di Klinik Hipnoterapi Palu yaitu keakrapan,
kepercayaan, rasa aman, dan teknik yang tepat, teknik pengolahan dan analisis data
dilakukan dengan pengumpulan informasi, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh kesimpulan bahwa proses komunikasi
interpersonal antara psikolog dan pasien dalam penyembuhan penyakit mental
dilakukan dengan proses yaitu (konseling) yang merupakan tahpan awal yang
berguna untuk membuat pasien bisa percaya dan terbuka astas semua permasalahnya,
(observasi) yaitu untuk mencari penyebab gangguan mental tersebut,(diagnosa) yaitu
untuk menyimpulkan gangguan mental seperti apa yang di alami pasien dan seperti
apa penanganan yang akan diberikan, (penanganan) atau teknis yaitu puncak dari
jalannya tahapan pengobatan penyakit mental di Klinik Hipnoterapi Palu. Dalam
proses penyembuhan penyakit mental ada peranan penting dari seorang pasien untuk
lebih terbuka ketika proses tahapan penyembuhan yang dimana pada tahapan ini
keakrapan, kepercayaan, rasa aman, dan teknik yang tepat merupakan hal yang
sanggat utama dilakukan agar proses penyembuhan berjalan lancar dan kesembuhan
pasien bersifat selama-lamanya.
Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Psikolog, Gangguan Menta
Tidak tersedia versi lain