Text
KUALITAS PELAYANAN VAKSINASI CORONA VIRUS-19 PADA REMAJA DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN KAWATUNA KOTA PALU
ABSTRAK
Putri Susanti B 101 19 042, “Kualitas Pelayanan Vaksinasi Corona Virus-19
Pada Remaja Di Pusat Kesehatan Masyarakat Di Kelurahan Kawatuna Kota
Palu”. Di Bimbing Oleh Slamet Riadi selaku Pembimbing I bersama Fiki
Ferianto selaku Pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Vaksinasi
COVID-19 Pada Remaja di Puskesmas Kawatuna Kota Palu. Tipe penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian
ini adalah purposive dengan jumlah informan sebanyak 10 (sepuluh) orang. Adapun
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi,
wawancara dan dokumentasi. Untuk mengetahui kualitas pelayanan vaksinasi
COVID-19 pada remaja di puskesmas kawatuna menurut Parassuraman-ZeithamlBerry ada lima indikator yang digunakan yaitu : Bukti Fisik (Tangible), Kehandalan
(Reliability), Daya Tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati
(Empathy).
Hasil penelitian ini menemukan bahwa layanan dipuskesmas kawatuna belum
memenuhi 5 standar kualitas layanan menurut Parasuraman-Zeithaml-Berry.
Pertama, yaitu aspek Bukti Fisik (Tangible) kurang optimal karena sarana dan
prasarana diruang tunggu berupa kursi dan pendingin ruangan yang kurang dan
belum sesuai standar oprasional yang ada serta minimnya keamanan di tempat
parkir. Kedua aspek Jaminan (Assurance) kurang optimal, karena ada beberapa
petugas yang menunjukkan sikap kurang profesional dan perlu ditingkatkan saat
melayani pasien terkhususnya remaja. Adapun hal yang perlu ditingkatkan ialah
sikap membeda-bedakan dari petugas, cara petugas meyakinkan pasien yang
memiliki keraguan dan terpaksa dalam mengikuti prosedur vaksinasi. Kemudian
aspek empati (Empathy), aspek ini dianggap kurang optimal karena masih banyak
pasien remaja yang merasa bahwa sikap pelayanan oleh petugas masih dapat
diperbaiki. Petugas sebaiknya lebih menunjukkan rasa peduli dan perhatian kepada
pasien, dan juga berhati-hati untuk tidak membeda-bedakan umur pasien, karena
pasien remaja juga memiliki anggapan bahwa mereka tidak diperlakukan dengan
tingkat kepedulian yang sama dengan pasien yang lebih tua. Namun dilihat dari
aspek Kehandalan (Reliability) dan Daya Tanggap (Responsiveness) dinilai
optimal.
Kata kunci : Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan
Empathy.
Tidak tersedia versi lain