FISIP Library, Tadulako University

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sejarah Kebudayaan Kalimantan
Penanda Bagikan

Text

Sejarah Kebudayaan Kalimantan

Musni Umberan - Nama Orang;

Kalimantan mempunyai bermacam-macam suku, dengan mayoritas penduduk Suku Dayak, Melayu dan Cina yang mempunyai ciri-ciri dan keunikannya sendiri. Dalam penulisan Sejarah Kebudayaan Kalimantan diprioritaskan pada ketiga suku tersebut. dalam masyarakat Dayak yang merupakan penduduk asli terbesar di Pulau Kalimantan kehidupan mereka lebih dekat dengan alam. Mereka percaya akan kekuatan alam yang ada di sekitar mereka dengan pemikiran yang sangat sederhana. Kepercayaan semacam inisering kita sebut Animisme dan Dinamisme. Sistem religi yang demikian ini berpengaruh terhadap unsur-unsur kebudayaan lainnya pada masyarakat Dayak, baik dalam bidang kesenian maupun di bidang teknologi. kehidupan semacam ini mengalami perubahan-perubahan setelah kedatangan Islam yang memberikan warna baru dalam pandangan dan kehidupan mereka. Perubahan itu terjadi juga pada suku Melayu. Mayoritas Suku Melayu di Klaimantan adalah masyarakat Dayak itu sendiri yang telah beralih memeluk agama Islam. Perubahan-perubahan yang nampak dalam hal ini adalah dalam bidang kesenian, bidang tehnologi dan bidang religi. Selain suku bangsa Dayak dan Suku Bnagsa Melayu, Suku Bangsa Cina sebagai bangsa pendatang merupakan salah satu suku yang terbesar di Kalimantan khususnya Kalimantan Barat. Sebagai suku bangsa pendatang mereka membawa kebudayaan asli mereka seperti kesenian, tehnologi dan sistem religi yang lebih berorientasi kepada kebudayaan Cina (tiongkok). Kebudayaan Cina di Kalimantan tidak banyak mengalami perkembangan disebabkan karena faktor latar belakang kedatangan Bnagsa Cina di Kalimantan pada dasarnaya karena terdesak oleh faktor ekonomi, sehingga mereka lebih mementingkan bidang ekonomi daripada bidang kebudayaan.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
20184698
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBU : Pontianak., 1994
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

FISIP Library, Tadulako University
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?