Text
Sosiologi Komunikasi
Komunikasi atau praktek komunikasi adalah fakta sosial. Dalam praktek komunikasi atau ragam peristiwa komunikasi akan hadir aspek-aspek sosial kritis. Pada saat seorang pejabat, tersangkut skandal, baik itu skandal korupsi, seks, atau kejahatan politik lainnya, akan tampil di ragam media dengan ragam ekspresi dan rekasinya. Fakta dan peristiwa seperti itu, merupakan fenomena unik dan menarik untuk dipahami oleh seorang jurnalis atau pembelajar komunikasi. Karena masalah tersebut, bukan sekedar fakta komunikasi, tetapi juga fakta sosial yang erat kaitannya dengan interaksi dan relasiu kekuasaan antara aktor sosial dengan media di masyarakat. Siapapun kita, akan menggunakan media sebagai media-kekuasaan atau media sosial dalam mempublikasikan, menciptakan, melindungi, menyerang atau memanipulasi citra diri. Dalam konteks itulah wacana sosiologi komunikasi, diharapkan dapat membantu pembelajar dalam bidang sosiologi, komunikasi, dan praktisi jurnalis, atau komunikasi. Bahkan, wacana-wacana ini pun dapat membantu kalangan profesional yang erat kaitannya dengan masyarakat.
Masyarakat kita saat ini, ada yang disebutnya sebagai masyarakat global, desa global, masyarakat yang disatukan jaringan elektronik, atau yang lainnya. Bahkan, ada juga yang menyebut adanya kelompok maya atau dunia maya (virtual). Sehubungan hal itu, fenomena komunikasi dan pengaruhnya terhadap struktur dan perilalaku masyarakat kemudian menjadi menarik perhatian banyak kalangan. Fenomena ini bukan saja menjadi kajian studi budaya, tetapi juga menjadi kajian kalangan sosiologi antropologi.
Media komunikasi sekecil apa pun bentuknya, ternyata mampu menggerakkan perilaku seseorang. Bukan saja dalam bentuk laku positif, tetapi laku kriminal pun bisa terjadi, seperti yang terjadi pada kasus penipuan, penculikan, dan juga bentrokan antarkampung.
WH
Tidak tersedia versi lain